Memilih Pra Sekolah
Memilih Prasekolah
Menurut Nina, sekolah terbaik itu
tak ada.
Yang ada adalah sekolah yang paling tepat untuk balita kita.
Contohnya:
sekolah harus tidak terlalu jauh dari rumah, paling jauh adalah 30
menit perjalanan
(Menghitungnya bukan dari jarak tempuh namun waktu tempuh,
mengingat sekarang jalanan begitu macet).
Jika anak aktif, ada baiknya
bersekolah di sekolah yang memiliki halaman luas dengan kurikulum yang
memungkinkan balita punya berbagai kegiatan aktif.
Sementara untuk anak yang
cenderung pemalu, lebih baik pilih yang jumlah anak di kelasnya sedikit saja
atau guru berhasil mengenalkan anak kepada beberapa teman yang minatnya sama
(tentu saja baik sekali kalau guru mengenal anak secara pribadi).”
Bagi orangtua yang merasa perlu memasukkan balitanya ke prasekolah, penting untuk mengecek apakah anaknya berkembang sesuai dengan usianya atau ada keterlambatan yang harus segera dikejar,” terang Nina.
Bagi orangtua yang merasa perlu memasukkan balitanya ke prasekolah, penting untuk mengecek apakah anaknya berkembang sesuai dengan usianya atau ada keterlambatan yang harus segera dikejar,” terang Nina.
Karena, tujuan sekolah
di usia dini bukanlah untuk mempersiapkan diri masuk SD, tapi lebih berupa
stimulasi yang tepat untuk usianya.
Faktor lain yang perlu diperhatikan untuk prasekolah terutama adalah bagaimana si guru memperhatikan dan mengasuh anak, karena guru sebetulnya adalah pengganti orangtua di sekolah.
Faktor lain yang perlu diperhatikan untuk prasekolah terutama adalah bagaimana si guru memperhatikan dan mengasuh anak, karena guru sebetulnya adalah pengganti orangtua di sekolah.
Selain itu, prasekolah sebaiknya mengutamakan
anak senang sekolah, bukannya menuntut anak menguasai kurikulum tertentu.
Fasilitas yang lain hanyalah tambahan.

Komentar
Posting Komentar